Jenis-Jenis Pagar Beton

Jenis-Jenis Pagar Beton

Macam pagar beton hari ini benar-benar mengagetkan. Proyek pagar beton cuma dikendalikan oleh khayalan dan anggaran. Ada empat variasi dasar bagian dinding balok beton, masing-masing dengan kesanggupan desainnya sendiri: blok beton dasar, blok mortar, blok non-mortar, dan dinding beton pra-cetak. Segala blok dibangun dengan metode yang sama; beton dituangkan ke dalam cetakan dan diperkenankan sembuh. Tujuan dari dinding dan anggaran yang tersedia akan mempertimbangkan tipe bagian dan progres pemasangan yang wajib diterapkan.

Blok Mortar Beton Dasar
Blok mortar beton dasar yakni tipe blok yang kebanyakan orang kaitkan dengan konstruksi dinding blok. Ada tiga tipe blok mortar beton dasar: blok abu-abu, blok muka split dan blok agregat terbuka.

Blok abu-abu, juga diketahui sebagai “blok pembangun dasar” industri, diterapkan dalam aplikasi di mana keindahan dan estetika bukanlah perhatian utama. Blok abu-abu dipasang memakai mortar, dan diperkuat dengan baja di saluran interior.

Blok wajah split pada dasarnya yakni blok abu-abu yang sudah diubah untuk menciptakan permukaan kasar dan tak rata pada permukaan blok yang terbuka. Split face block dijadikan dengan menuangkan beton ke cetakan ganda. Mereka secara jasmaniah terpisah sesudah perawatan untuk menciptakan dua blok. Blok wajah yang terpisah dipasang dengan metode yang sama seperti blok abu-abu.

Blok agregat terpapar yakni blok beton yang sudah diledakan pasir sesudah pengawetan. Cara ini menampakkan agregat di dalam beton, dan memberikan tekstur yang menarik secara visual pada permukaan balok.

Blok Beton Mortar Lanjut
Blok mortar beton canggih dibangun untuk menempuh efek visual yang unik saat digabungkan dalam dinding. Ragam blok ini termasuk blok slump, dan Sonora atau blok bergalur.

Baca juga : Kanstin

Slump block yakni tipe blok beton yang mengikuti tampilan adobe. Itu seragam dalam ukuran dan wujud namun memberikan penampilan yang tak teratur. Blok ini juga tersedia dalam berjenis-jenis ukuran dan kombinasi warna.

Pembuatan Sonora dan blok bergalur memakai cetakan yang membikin garis vertikal dan wajah bertekstur di blok jadi. Sonora dan balok beton bergalur populer di kalangan arsitek dan desainer. Ragam blok ini menyediakan metode yang murah untuk membikin garis dan tekstur yang tak lazim di dinding.

Blok Beton Non-Mortar
Tiga tipe blok tak memerlukan mortar untuk menyatukannya. Sebaliknya, metode yang memakai gravitasi dan karakteristik desain khusus menjaga dinding konsisten utuh. Blok beton non-mortir termasuk pasangan bata lansekap, AB yang saling mengunci, dan blok pagar yang saling mengunci.

Lansekap batu yakni metode blok beton tanpa mortir yang mempunyai kegunaan khusus, dan disukai oleh arsitek sebab berjenis-jenis wujud dan warna balok, serta kemudahan pemasangan. Masonry lansekap bisa diterapkan sebagai pavers untuk trotoar, atau untuk membikin dinding pembendung lansekap (setinggi 6 kaki tanpa tulangan).

Blok beton AB mortarless interlocking yakni metode blok stackable yang diterapkan untuk membikin dinding yang menarik secara visual. Cuma satu perusahaan ketika ini yang memproduksi blok AB. Blok AB benar-benar populer di kalangan kontraktor, dan tersedia dari seluruh pemasok batu. Blok AB tersedia dalam berjenis-jenis ukuran, wujud, dan warna.

Saling pagar blok yakni hibrida dalam hal pemasangan. Mortar diterapkan pada sambungan horisontal, namun tak pada sambungan vertikal antar blok. Blok terhubung memakai desain lidah-dan-alur di tiap-tiap ujung blok. Blok ini tersedia dalam berjenis-jenis tekstur dan warna, dan diterapkan terlebih untuk aplikasi pagar.

Dinding Beton Pra-cetak
Dinding beton pracetak yakni cara paling mahal untuk membangun dinding balok beton. Dinding beton pra-cetak dijadikan beberapa besar, diangkut ke lokasi kerja, dan dipasang oleh kontraktor berlisensi. Macam wujud, tekstur, dan kombinasi warna praktis tak terbatas.

Pertimbangan Konstruksi
Segala dinding balok beton memerlukan konstruksi pondasi (atau pijakan) dengan satu pengecualian. Lansekap dinding pembendung batu yang tingginya kurang dari 5 kaki tak memerlukan pijakan. Pijakan umumnya dibangun dari beton tuang, diperkuat dengan baja tulangan, dan selesai sehingga ada dasar tingkat yang diterapkan untuk membangun dinding. Blok beton berlubang dirancang untuk menyediakan tulangan baja, yang terhubung lantas dengan baja di pijakan. Beton kemudian dituangkan ke saluran interior dinding dengan baja di dalamnya. Cara ini menolong menjaga daya dan kekakuan dinding di mana daya eksternal bisa berprofesi pada dinding.

 

Artikel terkait : Pagar BRC